Ratusan Massa Shalat Ghaib Di Kantor DPRD Dompu

528 views

Shalat Ghaib oleh Massa Aksi Depan Kantor DPRD Dompu

 

Pusakapublik.com – Dompu  – Ratusan masyarakat Dompu ikut andil dalam aksi damai untuk Rohingya, pada rabu 06/09/2017, aksi ini merupakan aksi keprihatinan terhadap kekerasan yang dilakukan Pemerintah Myanmar kepada etnis Rohingya yang mendiami propinsi Rakhine. Aksi yang di gagas oleh KNPI Dompu, Remaja Masjid se Kab. Dompu, Forum Umat Islam Dompu dan JAS Dompu serta beberapa elemen masyarakat lainnya memulai aksi  di depan masjid raya Baiturrahman Dompu dan kemudian melakukan aksi long march ke depan Kantor DPRD Kabupaten Dompu.

Massa aksi yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, aktivis, politisi serta berbagai kelompok masyarakat lainnya itu kompak menyuarakan takbir “ALLAHU Akbar” di titik-titik strategis sepanjang rute long march. Beberapa orator aksi diantaranya : Kurnia Ramadhan, Putra Taufan, Iwan Sakral, Furkan, Yarid dan Nur Syamsiah serta Romo Sultan terdengar satu suara mengutuk kezoliman Pemerintah Myanmar yang melakukan tindak kekerasan terhadap etnis Rohingya.

“ Hentikan kekerasan terhadap etnis Rohingya, karena tidak sesuai dengan Universal of Human Rights dan sesungguhnya penjajahan atas etnis, agama atau perbedaan apapun harus di hapuskan dari atas muka bumi “ teriak Furkan, salah satu orator dalam aksi tersebut.

Aksi damai yang di barengi dengan penggalangan dana oleh massa aksi ini, di kawal langsung oleh pihak aparat keamanan dari Polres Dompu. Penggalangan dana yang di lakukan oleh massa aksi terlihat mendapatkan attensi positif dari pengguna jalan yang melintas sepanjang titik aksi tersebut.

“ ini salah satu bentuk solidaritas sesama manusia, dan kami dengan senang hati akan membantu semampu kami saudara saudara kita yang saat ini sedang menghadapi musibah di Myanmar sana” ujar Heru, salah satu pengguna jalan. Bahkan dalam rangka menggalang dana bantuan yang lebih besar, salah satu orator aksi, Kurnia Ramadhan yang juga merupakan salah satu anggota DPRD Dompu melalui Ustadz Jalil melelang sorbannya dan terjual seharga satu juta lima ratus ribu rupiah.

Aksi damai untuk Rohingya kemudian ditutup dengan pembacaan pernyataan sikap oleh massa aksi yang mendesak DPRD Dompu, Pemerintah Daerah Dompu, Pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Barat, Pemerintah Republik Indonesia serta Perserikatan Bangsa Bangsa untuk melakukan tindakan nyata membantu etnis Rohingya dan di rangkaikan dengan menunaikan ibadah sholat ghaib di depan kantor DPRD Dompu yang di hajadkan sebagai ikhtiar mendoakan keselamatan etnis rohingya dari kekerasan yang di lakukan oleh Pemerintah Myanmar. (PP005)

 

 

Aksi Dompu DPRD Indonesia Myanmar NTB Rohingya Shalat Ghaib

Related Post

Leave a reply