Tingkatkan Jumlah SDM Siap Kerja, Kabupaten Dompu Butuh BLK

686 views

Nadirah, SE., Akt. Anggota DPRD dari Partai PBB Saat Memberikan Materi (Foto Amin Metro Dompu)

Pusakapublik.com, Dompu- Balai Latihan Kerja (BLK) sangat dibutuhkan keberadaannya di Kabupaten Dompu ini sebagai tempat pelatihan bagi masyarakat agar memiliki ketrampilan dan keahlian di bidang-bidang tertentu.

Hal tersebut diungkapkan oleh anggota DPRD Kabupaten Dompu, Nadirah, SE, Akt saat menjadi narasumber pada acara workshop mengenai buruh migran yang digelar oleh Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Cabang Dompu, Senin (18/12).

Dikemukakan politisi asal partai PBB ini, wacana pembangunan gedung BLK telah dibahas sejak 2015 lalu tetapi hingga kini belum juga terealisasi karena pemerintah daerah belum mempersiapkan lokasi untuk pembangunan balai latihan tersebut.

“Padahal pemerintah pusat sudah siap dengan anggaran pembangunannya. Tinggal pemerintah daerah siapkan lokasi saja,” keluhnya.

Menurut Nadirah, BLK sudah saatnya dibangun di Dompu untuk mempersiapkan tenaga kerja yang terampil di berbagai bidang. Sehingga dapat diterima bekerja pada perusahaan tertentu atau bisa menciptakan lapangan kerja baru.

“Memperkecil angka pengangguran dan tidak ada lagi yang harus bekerja ke luar negeri,” ujarnya. Karena itu, Nadirah berharap pemerintah daerah segera merespon persoalan ini.

Hal senada disampaikan Kasi Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Kabupaten Dompu, Jasmani, SE.
Disebutnya, persoalan paling mendasar yang melatarbelakangi terjadinya kekerasan terhadap para pekerja migran Indonesia di luar negeri adalah minimnya sumber daya manusia yang belum memenuhi standar kompetensi yang diharapkan.

Terlepas dari persoalan TKI, Jasmani juga melihat minimnya warga Dompu yang dipekerjakan di PT Sukses Mantap Sejahtera (SMS) dan PT Sumbawa Timur Maining (STM) karena persoalan SDM.

“Kalau ada BLK bisa menjadi tempat pelatihan untuk pengembangan sumber daya manusia. Semoga segera terwujud,” harapnya.(Amin).

BLK Dompu SDM

Related Post

Leave a reply