Keluarga Ikhwan SP Gugat Penetapan Status Tersangka di Kejari Dompu

686 views

PUSAKApublik.com, Dompu – GBRM (Gerakan Bersama Rakyat Matua ) dan keluarga besar Ikhwan SP dusun Rasanggaro Barat Desa Matua turun aksi damai untuk menolak status sebagai tersangka saudara ihkwan atas dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan dan penggunaan dana kontribusi PD. BPR SE- NTB tahun 2016 oleh tim perubahan dan penggabungan bentuk badan hukum PD BPR NTB menjadi PT BPR NTB di depan Kejaksaan Negeri Dompu dan DPRD Kabupaten Dompu, Rabu (28/02).

Aksi damai ini menurunkan massa asli pemuda dusun Rasanggaro Barat Desa Matua dan keluarga besar saudara Ikhwan Sp, perjalanan long much aksi ini di mulai dari depan masjid raya Dompu, pertigaan pasar atas Dompu dan dilanjutkan di depan kantor kejaksaan negeri Dompu dan DPRD  Dompu.

Dalam suara lantang bapak Mustaqim S.Hi biasa di sapa ustad taqim mengatakan bahwa ” kegiatan perubahan dan penggabungan bentuk badan hukum PD BPR NTB Merupakan pemilik ( Pemda provinsi NTB) sehingga kewenangan dan otoritas penuh pelaksanaan kegiatan telah jelas berada pada pemilik, sehingga seharusnya yang menjadi tersangka pemilik ( Pemda provinsi NTB), teriaknya dalam orasi”.

“Di dalam SK nomor 503-89 tahun 2016 tidak disertai adanya job description tentang tugas, Kewenagan dan tanggung jawab untuk masing-masing bagian, sehingga dalam pelaksanaanya menjadi tidak terarah terkesan kehilangan induk sehingga tugas direksi bersifat membantu “ujar salah satu orator aksi Ardin.

Yang perlu di ketahui bahwa penetapan tersangka dalam kasus ini ketua direktur saudara Ikhwan Sp dan wakil direktur .
Massa aksi membubarkan diri dengan aman dan tertib setelah selsai audiensi dengan pihak Kejaksaan Negeri Dompu dan DPRD Dompu. (Pp002)

Ikhwan SP Matua Tolak Status Tersangka

Related Post

Leave a reply