Komunitas SARANGGE Peduli Korban Banjir Bandang Dompu

702 views

PUSAKApublik.com, Dompu — Sore itu, langit Dompu tampak gelap gulita, hujan turun membasahi semesta, dengan intensitas tinggi hingga mengakibatkan Kecematan Dompu dan Kecematan Woja kabupaten Dompu terendam banjir pada Senin, 5 maret 2018 .

Ada ribuan rumah terkena banjir, di antaranya Kelurahan bada 83 rumah, satu rusak ringan. Kandai 1 ada 18 rumah, karijawa 45 rumah, Kareke 77 rumah, Potu 313 yang terendam, 2 rusak ringan dan 2 rusak berat yang berada di wilayah kecematan Dompu. Sedangkan kecematan Woja terdata dengan kelurahan Simpasai 126 rumah, Kandai II 282, Wawonduru 687, dan baka Jaya 30 rumah terendam.

Sehingga jumlah keseluruhan warga terdampak banjir yaitu ada 1663 kartu keluarga (KK), 6835 jiwa dan 1661 rumah yang teredam. Akibatnya kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta ribu rupiah.

Melihat kondisi air sudah semakin meluap hingga mencapai atap rumah warga pada pukul 17.20 Wita, anak muda yang tergabung dalam komunitas sarangge ini dengan cepat membantu Droping makan dan minum untuk hari pertama sekitar pukul 19.00 Wita di titik terparah sungai rabalaju magenda dan soriwono kelurahan potu. Ada 35 bungkus nasi dan 5 dus air mineral yang diantar di dua lokasi terparah pada hari pertama.

Tidak henti pada hari pertama, hari kedua pun mereka dengan cepat membuka Posko Relawan Banjir di Lingkungan Bali Timur Kelurahan Bali. Ada banyak teman baik yang datang secara person dan komunitas menyalurkan bantuannya. Tidak ingin disebutkan nama, cukup membantu dengan keikhlasan hati sudah mewakili.

Hari kedua. Pagi sekali sebelum wajar muncul di langit timur, Komunitas sarangge telah menyiapkan beberapa keperluan lain untuk mengantar kebutuhan korban banjir di Soriwono dan Magenda kelurahan potu. Siangnya bersamaan dengan Forum Relawan Bersatu NTB ke Wawonduru dan Kampo Rato Kelurahan Karijawa dengan jumlah 2 Mobil Pick up dan 1 mobil avanza, hingga sore menjelang magrib dilanjutkan mengantar teman-teman Babuju Care Center untuk menyalurkan bantuan berupa, makanan, tikar, handuk, dan kebutuhan kebersihan juga pakaian layak pakai serta obat-obatan. Malam hari di lanjutkan dengan Droping makan dan minum serta selimut dan obat nyamuk untuk kelurahan kandai 1.

Belum cukup untuk hari kedua saja, hari ketiga bersama dengan Relawan Guru To’i Center (GTC) menyalurkan bantuan berupa, sapu lidih dan skop, perlengkapan mandi, obat-obat dan makanan dari swadaya masyarakat bali timur kampo samporo.

Hingga dilanjutkan pada malam hari, Komunitas Sarangge mendo’akan saudara yang tertimpa musibah banjir dengan cara Yasinan Bersama di Rumah Belajar, di doa’kan oleh sejumlah anak-anak yatim-piatum, anak terlantar bersama sejumlah toko agama dan masyarakat juga siswa-siswa pelajar.

Sebuah anak muda yang hebat, datang bertubi-tubi apresiasi dari masyarkat yang melihat kesungguhan serta aksi nyata membuat banyak orang terinspirasi lewat gerakan mulia ini. Semoga banyak anak muda seperti mereka dapat membuka ruang berpikir untuk membantu memberikan kemajuan daerah bumi nghi rawi pahu.  (Andi)

banjir Dompu Komunitas Peduli Banjir sarangge

Related Post

Leave a reply