FDI Gelar Munas II dan Workshop Penulisan Buku

456 views

Forum Dosen Indonesia Mengadakan Musyawarah Nasional II dan Pelatihan Penulisan Buku di Hotel Grasia Semarang, Senin (27/8). (Dok. jateng.tribunnews.com)

PUSAKAPUBLIK.COM, Semarang — Forum Dosen Indonesia (FDI) mengadakan kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) II dan pelatihan penulisan buku di Hotel Grasia, Senin (27/8). Kegiatan ini dihadiri oleh ketua FDI, Gatut rubiono, sekretaris FDI, Irmawati Sagala, dan dosen-dosen perguruan tinggi dari 21 propinsi berjumlah 44 orang.

Menurut Sekretaris pusat FDI, Irmawati Sagala saat ditemui Senin (27/8), kegiatan Musyawarah Nasional dilaksanakan 3 tahun sekali untuk pergantian pengurus dan mensolidkan ikatan dosen agar tidak kalah dengan ikatan dokter dan guru khususnya dalam menulis buku atau jurnal ilmiah.

“Jumlah dosen yang menulis buku meningkat, termasuk jurnal ilmiah yang dulu pernah disyaratkan oleh Kemenristekdikti. Dulu, terdapat aturan dari Dikti khususnya dosen yang jabatannya guru besar dan Lektor Kepala berkewajiban publikasi internasional.” bebernya seperti dilansir jateng.tribunnews.com, pada Selasa (28/8).

Awalnya, dosen keberatan dengan aturan itu. Akhirnya direvisi hanya guru besar yang wajib publikasi internasional, sedangkan yang Lektor Kepala tidak wajib hanya disarankan saja untuk publikasi.

“Namun kenyataannya walau sudah direvisi, Lektor Kepala sudah terlanjur gregetnya untuk menulis, walaupun bukan diwajibkan publikasi internasional, para dosen sudah terbiasa dan sudah menjadi kebutuhan tersendiri untuk publikasi internasional,”jelasnya.

Irma berharap, melalui Munas dan Penulisan Buku dapat menggerakkan dosen-dosen dari daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) agar mampu menulis jurnal, buku dan publikasi ilmiah.

Ketua Panitia, Dr. Ussy Yuliasri Sedang Memberikan Laporan

Menurut ketua panitia, Dr. Ussy Yuliasri, melalui Munas dan Penulisan Buku dapat memotivasi dosen untuk menulis jurnal, buku dan publikasi ilmiah.

“Dosen dapat terus berkarya dengan menulis agar mendorong riset Perguruan Tinggi yang berbasis data dan hasil penelitian. Kita berharap kemampuan dan kemauan dosen untuk menulis lebih banyak terutama untuk menggerakkan daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar),”imbuhnya.

Salah satu Penulis Buku Populer Yuniardi Syukur sedang menyampaikan Materinya.

Dia berharap, dengan adanya Munas II dan Penulisan Buku segala permasalahan dosen bisa di selesaikan bersama-sama dan kegiatan menulis menjadi suatu kebutuhan bagi dosen. (*)

*Sumber; jateng.tribunnews.com

Buku FDI Menulis Munas 2 Semarang

Related Post

Leave a reply