Maman; Hantu Era IT, Benarkah…!”

732 views

Tampak salah satu penampakkan telapak tangan misterius di salah satu rumah warga (dok. Linimasa fecabook Nheng Dhea)

PUSAKAPUBLIK.COM, Dompu – Misteri jejak telapak tangan di tembok rumah warga di Lombok pasca gempa  dan yang terkini terjadi di Pulau Sumbawa khususnya wilayah Dompu dan Bima, mendapat komentar beragam dari berbagai pihak. Salah satunya Dosen STKIP Yapis Dompu Maman, M.Pd.

Menurut Maman Dena (Sapaan akrabnya), Secara keilmuan (zat & energi) munculnya telapak tangan disebagian tembok rumah warga di Lombok (kini mulai merebak ke pulau Sumbawa) disebut sebagai difusi.

Difusi ialah percampuan gas atau zat cair di luar daya mekanik, seperti percampuran antara air, semen, pasir, dan lain-lain. Pada saat tertentu, campuran bahan bangunan tersebut akan mengeluakan panas karena pengaruh suhu sekitar, terutama dalam iklim/suhu dingin. Dalam proses ini, akan muncul ‘sesuatu’ yang pola atau bentuknya akan mengikuti tekanan yang pernah dan/atau sering dialami atau wadah yang mendapatkan tekanan. Ungkapnya

Terkait kasus ini, tegasnya, tatkala seorang tukang batu bekerja membangun rumah hingga plester & mengecat (semisal), acapkali menggunakan tangan kiri sebagai sandaran, sedangkan tangan kanan digunakan untuk memplester tembok. Maka jangan heran jika yg muncul itu didominasi oleh telapak tangan kiri karena tangan kiri selalu menekan tembok.

“Karena saya belum/tidak melihat fakta telapak itu, memang patut terus Kita diskusikan dengan membuka berbagai referensi yang ada dan relevan, baik secara akli maupun nakli. Tegasnya

Sementara itu dikutip dari hariannusa.com, bahwa jejak telapak tangan misterius itu diketahui merupakan jejak telapak tangan manusia. Hal itu terungkap berdasarkan hasil penyelidikan polisi dan TNI.

“Cap tangan itu indikasinya sudah kami teliti dengan teman-teman Polda bahwa itu adalah rekayasa masyarakat. Dari kelompok-kelompok yang sengaja membuat resah, dengan harapan masyarakat meninggalkan rumah masing-masing. Begitu masyarakat meninggalkan rumah, mereka akan masuk untuk menjarah rumah tersebut,” ujar Danrem 162/WB, Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani seperti dilansir hariannusa.com, pada Rabu (29/08).

Dugaan tersebut lantaran bekas telapak tangan tersebut sidik jarinya hampir sama. Diduga ulah sekelompok orang. Aparat kini akan memburu pelaku yang meresahkan masyarakat tersebut.

“Arah analisa kami seperti itu. Pelakunya pasti kita akan tindaklanjuti karena meresahkan masyarakat, karena sidik jarinya hampir sama. Ini yang menjadi asumsi kami, kalau namanya mahluk halus enggak punya sidik jari,” ungkap Danrem. (Pp01)

Maman Misterius NTB Telapak Tangan

Related Post

Leave a reply