Mahasiswa KKN STKIP Yapis Dompu Beri Bimbel Gratis Untuk Anak-Anak Desa Daha

455 views

Pusakapublik – Dompu. Dalam rangka pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata dan Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) STKIP Yapis Dompu berperan aktif dalam proses pengembangan pendidikan di desa Daha kecamatan Hu’u kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat melalui program kerja pendukungnya, yaitu pelaksanaan bimbingan belajar (Bimbel) gratis bagi anak-anak tingkat sekolah dasar. Umumnya anak-anak yang menjadi peserta bimbel adalah anak-anak yang masih duduk di kelas 3 hingga kelas 5 dan anak-anak putus sekolah bertempat tinggal di sekitar lokasi Kegiatan KKN-PPM.

Informasi mengenai bimbingan belajar di sampaikan secara langsung oleh mahasiswa, melalui Progam Kerja (Proker) yang diadakan di aula kantor desa Daha (19/08) . Berbagai macam kegiatan bimbingan yang akan dilakukan, mulai penyelenggaraan bimbingan belajar bahasa Inggris, teknologi Informasi, baca Al-qur’an, hingga bimbingan belajar baca, tulis dan hitung, karena berdasarkan hasil observasi yang dilakukan, diperoleh informasi terkait dengan kemampuan literasi dan numerasi anak dilokasi pelaksanaan KKN-PPM masih sangat rendah, yaitu 65% siswa dari 8 sekolah dasar yang terdapat di desa Daha kecamatan Hu’u masih belum memenuhi angka kriteria ketuntasan minimum (KKM). Data lain terkait dengan pendidikan yaitu kecamatan Hu’u berada pada urutan ke 5 dengan tingkat putus sekolah tertinggi di Kab. Dompu “ujar Imansyah” (ketua Posko KKN/PPM desa Daha).

Kegiatan yang di seminarkan oleh mahasiswa KKN/PPM STKIP Yapis Dompu mendapat respon positif dari masyarakat setempat. jumiati. Salah satu warga desa Daha  menagatakan, bahwa kegiatan seperti ini perlu mendapatkan dukungan serta apresiasi dari pemerintaha desa, dengan adanya program seperti ini stidaknya dapat membangun serta meningkatkan sumber daya manusia didesa kami “ujarnya”.

Sementara itu, antusias dari anak untuk mengikuti kegiatan ini sangat besar, hal ini dibuktikan dengan jumlah mereka yang datang semakin bertambah setiap harinya. “Terhitung dari hari pertama kegiatan ini dilaksanakan sudah ada 13 anak yang menjadi peserta bimbel” ujar salah satu pengajar Bimbel (Kasokawati). Lebih lanjut, Imansyah yang juga merupakan pengajar di bimbel menambahkan, bahwa terdapat beberapa mata pelajaran yang sering diajarkan kepada anak-anak. “Biasanya pelajaran yang kami ajarkan yaitu matematika, agama, Bahasa Indonesia, dan Pendidikan Teknologi Informasi, tapi yang paling sering diajarkan yaitu teknologi Informasi, karena kemauan dari mereka sendiri.

Dengan adanya bimbingan belajar ini, kami berharap dapat menjadi wadah bagi anak-anak agar mereka dapat menggali ilmu pengetahuan lebih banyak lagi, serta dapat menjadi motivasi serta semangat belajar anak-anak desa Daha. “ujar Iman”. (PP009).

Hibah Kemenristekdikti KKN/PPM LLDIKTI STKIP Yapis Dompu

Related Post

Leave a reply