Mengenal Tradisi Potong Rambut Bayi di Bima-Dompu

481 views

Oleh: Nurlaela

Mahasiswa STKIP Yapis Dompu

Upacara boru Adalah upacara  potong rambut bagi bayi yang baru lahir. Upacara ini telah menjadi salah satu tradisi Bima Dompu, salah satunya di desa Hu,u, Kec. Pajo, Kab. Dompu. Kegiatan ini diadakan pada pagi hari sekitar pukul 09:00 Wita-selesai. Upacara boru ini diawali dan diakhiri dengan pembacaaan do’a serta lantunan zikir Asrafal. Ia merupakan tradisi turun temurun dari nenek moyang.

Pemotongan rambut diiringi dengan dzikir asrafal. Para peserta berjikir dengan suara merdu melagukan syair puja-puji kepada Allah SWT, Rasul dan para sahabatnya.

Dalam jikir asrafal tersebut berisi:

ﻳﺎ ﻧﺒﻲ ﺳﻼﻡ ﻋﻠﻴﻚ ، ﻳﺎﺭﺳﻮﻝ ﺳﻼﻡ ﻋﻠﻴﻚ

(ya nabbi salam allaika,ya rasul salam alaika)
Wahai Nabi, salam sejahtera untukmu, Wahai Rosul salam sejahtera untukmu.

ﻳﺎﺣﺒﻴﺐ ﺳﻼﻡ ﻋﻠﻴﻚ ، ﺻﻠﻮﺍﺕ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻚ              

(ya habibi salam allaika,salawatullaalaika)
Wahai kekasih, salam sejahtera untukmu dan Sholawat (rahmat) Allah untukmu.

Upacaraa boru ini bertujuan agar bayi yang dipotong rambutnya dapat mengikuti jejak-jejak Nabi Muhammad saw. Dan juga selalu dalam lindungan allah SWT, serta ketika Ia dewasa nanti akan menjadi seorang yang dermawan,beriman dan pelindung bagi keluarga serta masyarakat (dou rasa dana).

Adapun beberapa hal yang diperlukan dalam upacara boru yang pertama yaitu menyiapkan pucuk daun pisang yang masih hijau muda (ka pucu ro,o kalo dori) dan berisi tanah kering (dana mango) yang di ambil didepan mimbar mesjid, satu buah kelapa muda kuning (niu monca dori) diukir dan dibelah masih berisi airnya, gunting baru, kain kafan  (malanta) 1 meter, sarung batik (nggoli) tujuh rupa.

Bayi yang akan dipotong rambutnya di gendong oleh bapak kandungnya dan diikuti oleh seorang yang membawa persiapkan tadi. Tujuh orang tua laki-laki secara bergiliran memotong ujung rambut bayi. Potongan rambut disimpan di dalam kelapa yang berisi airnya dengan harapan agar rambur bayi tumbuh subur.

Setelah selesai acara inti upacara boru bayi untuk para tamu undangan membawa pulang satu kotak jajan (bolu, kalo, oha mina) yang sudah disedikan ataupun diganti dengan makanan yang telah disediakan terlebih dahulu di atas meja sebelum memasuki atau duduk di tempat yang telah disedikan.


Dompu NTB potong rambut Tradisi

Related Post

Leave a reply