Ardin Mustafa : SKPP Tahun 2019 Produk Gagal Bawaslu Propinsi NTB

140 views

Pusaka publik.com ( Dompu ) – Alumni Sekolah Kader Pengawas Partisipatif Kabupaten Dompu Ardiansyah Yang biasa di Sapa ardin Mustafa menilai Sekolah Tersebut Hanya Menghabiskan Dan Membuangkan Begitu Saja Uang Negara Tanpa Ada Visi dan misi Yang Jelas Dari Bawaslu Propinsi Nusa Tenggara Barat NTB, 17/11/20.

Sekolah Kader Pengawas Partisipatif Ini Pernah Diadakan Di hotel Jayakarta Mataram Tgl 30 November 2019. Bahkan Dihadiri Semua pimpinan Bawaslu Kabupaten SE Nusa tenggara barat Dan Yang Menjadi Peserta Utusan Masing-masing Bawaslu Kabupaten Walaupun Diseleksi Secara Ketat Oleh Bawaslu Kabupaten dan Propinsi.

Salah Satu Alumni Sekolah Kader Pengawas Partisipatif Ardiansyah Yang Berasal Dari utusan Bawaslu Kabupaten Dompu Menilai Acara tersebut hanya seremonial Belaka Saja Tanpa Ada Sesuatu Visi Dan Misi Yang Jelas Kedepannya Bagi Peserta Alumni Sekolah Kader Pengawas Partisipatif Se Nusa Tenggara Barat, Dan Dia menambah Bahwa Sekolah tersebut hanya Menghabiskan Anggaran Bawaslu Propinsi NTB semata.

” Saya Merasa Sebagai Alumni Sekolah Kader Pengawas Partisipatif Yang Diadakan Bawaslu Propinsi NTB ini Produk yang Sangat Gagal Dan Tidak mempunyai visi dan misi yang Jelas Kedepannya Khususnya Alumni kader ini,Dan saya merasa Bawaslu propinsi membuang Uang negara saja Bahkan Bukan saya saja yang mengeluhkan tapi Semua Alumni Mengeluhkan itu Semua” Ujarnya.

“Ditambah lagi Saat ini ada perekrutan baru Angkatan 2020, Saya sangat menyayangkan ini semua Seharusnya di saat Pandemic ini Anggaran tersebut lebih baik dikucurkan Untuk Memperbanyak Sosialisasi Pengawasan ke masyarakat Supaya Anggarannya tidak Mubajir” Lanjutnya.

Related Post

Leave a reply