Viral Di Twitter Lebih Dari 59 Peti Kuno Dibuka Dan Dipamerkan Kementrian Purbakala Mesir

41 views

Foto tertanggal 3 Oktober 2020 menunjukkan Menteri Pariwisata dan Barang Antik Mesir Khaled Al Anani (kiri) serta Sekretaris jenderal Mustafa Waziri Dewan Tertinggi Purbakala Mustafa Waziri (kanan), membuka isi peti mati kuno yang ditemukan di Saqqara

Pusakapublik.com (SAQQARA) – Menteri Pariwisata dan Barang Antik Mesir Khaled Al Anani serta Sekretaris jenderal Mustafa Waziri Dewan Tertinggi Purbakala Mustafa Waziri , membuka isi peti mati kuno yang ditemukan di Saqqara. Mesir hari itu menemukan lebih dari 59 peti mati kuno yang terkubur selama lebih dari 2.500 tahun. Bahkan Sebanyak 100 peti mati kuno dengan beberapa mumi di dalamnya dipamerkan oleh Kementerian Purbakala Mesir, 18/11/20.

Tak hanya peti mati dengan beberapa mumi, pameran yang dilakukan di kaki Piramida Bertangga Djoser atau ‘Step Pyramid of Djoser’ yang terkenal di Saqqara itu juga menunjukkan penemuan lain yakni 40 patung emas.

Namun, 100 peti mati kuno itu bukan lah temuan pertama. Para arkeolog sudah menemukan banyak peti mati kuno dan patung emas Firaun dari situs Saqqara berkali-kali sebelumnya.

Pada 20 September, kementerian itu mengumumkan temuan pertama mereka, sebanyak 14 peti mati kuno dilanjut pada 3 Oktober 2020, para arkeolog menemukan 59 peti mati kuno lainnya di situs yang sama.

Pada 3 Oktober 2020 itulah para arkeolog sempat membuka tutup peti mati kuno yang kemudian memperlihatkan mumi yang diawetkan di dalamnya.

Para arkeolog dari kementerian pariwisata dan kepurbakalaan Mesir tampak membuka sarkofagus alias peti mati kuno berusia sekitar 2.500 (sumber lain mengatakan 2.600) tahun yang masih disegel.

Momen itu direkam Dan Foto dalam sebuah yang diunggah di Twitter Dengan Akun #Khaled_El-Enani, menunjukkan kerumunan penonton menyaksikan penuh antusias.

Ketika tutup sarkofagus dibuka, para arkeolog menemukan mumi yang masih berbalut kain linen hiasan, dengan warna yang masih tetap utuh.

Namun, situs itu telah mengalami banyak kerusakan selama berabad-abad dengan adanya aksi penjarahan dan penggalian yang tidak legal.

Related Post

Leave a reply