Gangguan Jiwa, seorang Pemuda di Temukan tak Bernyawa di Lahan Jagung

116 views

Pusaka publik.com. Dompu,- Seorang pemuda warga Dusun Nanga Doro, Desa Hu’u, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu NTB, inisial RD (17) meregang nyawa di Ladang jagung So Sori Tante wilayah desa setempat, tepatnya di ladang jagung milik SB (34). RD diduga tersengat arus listrik yang terpasang guna mengantisipasi pengganggu seperti babi hutan dan monyet di ladang tersebut.

Peristiwa mengenaskan itu menurut Paur Humas Aiptu Hujaifah melalui keterangan releasenya bahwa awalnya diketahui SB, pada Jumat (01/01/2021) sekitar pukul 09.00 wita, saat ia mengontrol tanaman jagung di ladangnya, RD yang saat itu sudah tak bernyawa ditemukan dalam keadaan telungkup.

Kemudian lanjut, Hujaifah, Mengetahui hal itu, SB memberitahukan kepada pemilik ladang yang berdekatan dengan ladangnya yaitu Fadli dan Mujahidin.

“Karena merasa takut, SB meminta tolong kepada Fadli untuk mengantarnya ke Mapolsek Hu’u guna mengamankan diri, sedangkan Mujahidin menuju perkampungan warga untuk mengabarkan kepada pihak keluarga korban.” Ujar Hujaifah

Sesaat kemudian Kapolsek Hu’u, Ipda M. Nor Kurniawan bersama anggotanya dan dibantu masyarakat setempat mengevakuasi mayat dan dibawa ke rumah neneknya, selanjutnya di bawa ke Puskesmas Rasabou untuk di lakukan Visum.

Lanjut Hujaifah, “Keterangan Visum menjelaskan, RD mengalami luka bakar di jari kaki kiri, luka lecet di betis kiri dan kanan, luka bakar dalam di bagian punggung serta luka bakar di bagian wajah. Sehingga menyebabkan RD nyawanya tidak bisa di selamatkan”

“Setelah visum, Mayat RD dibawa ke rumah orang tuanya di Lingkungan VI (Donggo Ana), Kelurahan Monta baru, Kecamatan Woja untuk disemayamkan.” Beber Hujaifah

Tak lama kemudian Tim Inafis Satreskrim Polres Dompu tiba di TKP dan melakukan olah TKP.

“Kabel aliran listrik itu saya sambung pada mesin Genset ladang milik Fadli berjarak sekitar 100 meter dan melintang sekitar 40 cm di atas permukaan tanah.” Aku SB kepada Tim Inafis Satreskrim Polres Dompu

Kapolsek Hu’u mengatakan, “Kami akan mendalami kasus ini, saksi-saksi akan segera kami diperiksa Untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.” Pungkasnya.

Dari pihak keluarga menjelaskan bahwa malam harinya, kamis (31/12/20) sekitar pukul 21.30 wita, RD berada di rumah bibinya untuk makan malam, usai makan RD keluar rumah tanpa sepengetahuan seisi rumah.

“RD ini mengalami gangguan jiwa dan sering tidur di gubuk ladang milik warga dan atas kejadian ini kami tabah untuk menerima ujian ini.” Ujar salah satu pihak keluarga korban. (Vidhy)

Ditemukan Gangguan jiwa Takbernyawa

Related Post

Leave a reply