Wujudkan Kepedulian, ITDC Kembali Bantu Masyarakat di Dua Desa Penyangga The Mandalika

88 views

PusakaPublik.com (NTB) – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development CorporaCon (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua Bali dan The Mandalika Lombok, NTB, kembali membantu masyarakat di dua desa penyangga The Mandalika pada Senin (1/3).

Bantuan tersebut berupa bantuan alat protokol kesehatan COVID-19 bagi siswa/siswi di Pondok Pesantren Nurul IjChad Al-Ma Arif NU Lenser, Desa Kuta serta bantuan perbaikan atap Bale Tani (rumah warga) di Dusun Ende, Desa Sengkol, Lombok Tengah. Kedua bantuan disampaikan dalam kerangka Program Bina Lingkungan ITDC kepada warga yang berada di Desa Penyangga The Mandalika.

Kedua bantuan tersebut diserahkan oleh Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro pada hari ini di masing-masing desa. Bantuan alat protokol kesehatan COVID-19 berupa 500 pcs masker kain, 10 unit tempat cuci tangan portable, 16 unit hand saniCzer beserta bracket, 25 liter refill hand saniCzer, dan 35 liter sabun cuci tangan diterima oleh Sekretaris Yayasan Pondok Pesantren Nurul IjChad Al-Ma Arif NU Lenser Edi Hartono. Bantuan ini akan digunakan oleh sejumlah 447 orang anak dan 52 orang guru yang melakukan kegiatan belajar mengajar di pondok pesantren tersebut.

Sedangkan bantuan untuk perbaikan atap bale tani diserahkan dalam bentuk uang tunai sejumlah Rp 26.807.672,00, yang diterima oleh Ketua Adat Dusun Ende Sunardi. Dengan bantuan uang tunai ini, warga desa akan mengelola secara mandiri kegiatan perbaikan mulai dari merencanakan dan membeli bahan-bahan yang dibutuhkan serta melakukan perbaikan.

Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro mengatakan, “Bantuan-bantuan ini merupakan wu- jud dari kepedulian kami terhadap masyarakat di desa penyangga sekitar The Mandalika, sebagai miCgasi menghadapi wabah COVID-19 yang masih berlangsung dan musim penghujan, serta dukungan terhadap pelestarian budaya lokal.”.

“Bantuan alat kesehatan kami sampaikan untuk membantu penerapan protokol kesehatan di tengah- tengah kegiatan belajar mengajar yang sekarang ini sudah mulai dilakukan salah satunya di Pondok Pe- santren di Desa Kuta ini. Dengan demikian kegiatan belajar mengajar Cdak menjadi kluster baru penye- baran COVID-19,” jelas Bram.

“Sementara bantuan perbaikan atap bale tani di Dusun Ende merupakan hasil diskusi kami dengan Ketua Adat Dusun Ende dan Kelompok Sadar Pariwisata (Pokdarwis) Ende. Masyarakat membutuhkannya untuk memperbaiki bagian atap rumah yang rusak, dengan tetap mem- pertahankan kearifan lokal arsitektur bangunan adat suku Sasak” Lanjutnya.

Dusun Ende adalah sebuah Dusun Adat di Desa Sengkol yang merupakan salah satu desa penyangga The Mandalika dan masih mempertahankan kebudayaan dan kehidupan sehari-hari suku asli Lombok, yaitu Sasak. Sebagian besar warga yang menghuni dusun ini bermata pencaharian sebagai petani, peternak, dan penenun.

Menanggapi bantuan protokol kesehatan yang diterima, Sekretaris Yayasan Pondok Pesantren Nurul IjC- had Al-Ma Arif NU Lenser Edi Hartono mengatakan, “Kami berterima kasih atas bantuan yang disam- paikan oleh pihak ITDC. Mengingat jumlah anak di sekolah ini Cdak sedikit, sehingga kami memang san- gat membutuhkan alat-alat kesehatan tersebut untuk mempermudah proses belajar mengajar di pondok ini” Terangnya.

Ketua Adat Dusun Ende Sunardi juga mengungkapkan, “Alhamdulillah, bantuan ini kami terima di saat yang sangat tepat. Musim penghujan sudah datang, sehingga beberapa atap dari alang-alang di Bale Tani bocor. Kami berterima kasih karena ITDC tak henCnya menunjukkan kepeduliannya kepada Dusun kami.” Ungkapnya.

“Kami harap, kehadiran kami sebagai perpanjangan tangan pemerintah dapat dirasakan oleh masyarakat salah satunya melalui penyelenggaraan program Bina Lingkungan ini. Kami juga berharap agar bantuan- bantuan ini bisa bermanfaat bagi pihak-pihak yang menerima”, tutup Bram.

Perlu diketahui PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development CorporaCon (ITDC) meru- pakan BUMN yang memiliki lini bisnis membangun dan mengembangkan kawasan pariwisata di Indonesia. Selama 47 tahun, Perseroan telah membangun dan mengelola The Nusa Dua, kawasan pariwisata terpadu seluas 350 ha yang berlokasi di Bali bagian selatan, yang menjadi salah satu kawasan pariwisata terbaik di dunia.

Dengan infrastruktur, akomodasi, dan fasilitas pertemuan yang berstandar internasional, membuat kawasan ini menjadi tuan rumah berbagai event resmi berskala internasional seperC APEC 2013, Bali DemocraCc Forum, Miss World 2013, dan IMF-World Bank Group Annual MeeCngs 2018.

Sejalan dengan strategi Pemerintah untuk meningkatkan sektor pariwisata menjadi sumber utama devisa negara dengan meningkatkan kunjungan wisatawan asing ke Indonesia, ITDC ditugaskan untuk mengembangkan desCnasi pariwisata di luar Pulau Bali. Dengan dukungan Pemerintah, ITDC memperoleh hak untuk mengembangkan dan mengelola kawasan pariwisata di KEK Mandalika/The Mandalika di Lombok Tengah, NTB, dengan luas 1.175 hektar.

The Mandalika memiliki 16 km garis pantai yang indah dan dikelilingi bukit-bukit yang hijau, serta merupakan satu dari sepuluh desCnasi pariwisata prioritas atau ‘Bali Baru’ yang ditetapkan Pemerintah. (Ardin).

Desa ITDC Kepedulian The Mandalika

Related Post

Leave a reply